Skip to content
cropped-rf-1.png

Primary Menu
  • Hukum
    • Beranda
  • Olah raga
  • Kesehatan
  • Artikel
    • Artikel
      • Ekonomi
        • Redaksi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olah raga
  • X-File
Live
  • Home
  • Artikel
  • GSMS 2025 Tampilkan Karya Pelajar Kendari, Seni Jadi Ruang Pembentukan Karakter
  • Artikel

GSMS 2025 Tampilkan Karya Pelajar Kendari, Seni Jadi Ruang Pembentukan Karakter

admin November 20, 2025
1763676319327

Kendari,Jurnal-Kita.id – Program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) Kota Kendari kembali menutup rangkaian pelatihannya melalui pementasan karya para peserta didik, Kamis (20/11/2025), di UPTD Museum dan Taman Budaya Provinsi Sulawesi Tenggara.

Setelah empat bulan pendampingan intensif, siswa dari tingkat SD hingga SMP menampilkan karya seni tari tradisional, tari kreasi, musik bambu, angklung, hingga karya visual fotografi.

Kegiatan ini dihadiri Asisten I Setda Kota Kendari, Maman Firmansyah, serta Direktur Pemberdayaan Nilai Budaya dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual Kementerian Kebudayaan RI, Yayuk Sri Budi Rahayu.

Dalam sambutannya, Yayuk menegaskan bahwa GSMS bukan sekadar program seni, tetapi bagian dari pembentukan karakter generasi muda. Ia menekankan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan komunitas dalam membangun akhlak dan jati diri bangsa.

“Persoalan akhlak, persoalan membangun jati diri bangsa, itu adalah tanggung jawab kita semua. Bukan hanya pemerintah pusat atau daerah, tetapi juga orang tua. Anak-anak tidak hanya belajar seni, tetapi belajar nilai-nilai ketekunan, kerja sama, dan menghargai sesama,” ujarnya.

Menurutnya, GSMS menjadi solusi minimnya guru seni di daerah. Seniman lokal dilibatkan sebagai pengajar untuk memperluas akses pembelajaran seni bagi peserta didik. Ia juga menilai bahwa seni dapat menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal di tengah gempuran teknologi dan gadget.

“Melalui GSMS, muncul kecintaan pada identitas budaya lokal. Ini harus dibangun sejak dini agar anak memahami siapa dirinya dan dari mana ia berasal,” tambahnya.

Program GSMS 2025 di Kendari telah memasuki tahun ketiga pelaksanaannya. Tahun ini, kegiatan diikuti 151 siswa dari lima sekolah, yakni SDN 1 Kendari, SDN 6 Kendari, SD Katolik Pelangi, SMPN 1 Kendari, dan SMPN 9 Kendari. Pelatihan berlangsung 19 kali pertemuan selama empat bulan, melibatkan lima seniman lokal dan lima pendamping guru seni. Pembiayaan program berasal dari skema sharing antara Kementerian Kebudayaan dan Pemerintah Kota Kendari.

Maman Firmansyah menyampaikan apresiasi Pemkot Kendari atas kepercayaan yang kembali diberikan pemerintah pusat. Menurutnya, seni bukan hanya hiburan tetapi bagian dari pembentukan kecerdasan emosional dan sosial peserta didik.

“GSMS menjadi ruang kreativitas yang penting bagi generasi muda. Pemerintah Kota Kendari akan terus mendukung agar program ini dapat menjangkau lebih banyak sekolah di tahun mendatang,” tegasnya.

Ia berharap seniman dan pendidik terus berkolaborasi dalam menghasilkan karya dan menginspirasi siswa untuk mencintai budaya lokal. Penampilan para peserta GSMS pada penutupan acara menjadi bukti bahwa seni dapat tumbuh bersamaan dengan pendidikan formal dan perkembangan teknologi. Dari panggung kecil ini, karakter, kreativitas, dan kebanggaan budaya dilatih dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, Saemina, mengungkapkan, keberadaan program ini sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini, yang tidak hanya menekankan kemampuan kognitif, tetapi juga pembentukan karakter dan penguatan identitas budaya.

“Melalui GSMS, anak-anak tidak hanya belajar seni, tetapi juga belajar dari seni. Mereka belajar disiplin, menghargai proses, bekerja sama, dan bangga dengan budaya daerahnya. Pendidikan bukan hanya soal kecerdasan akademik, tetapi juga soal siapa mereka, dari mana mereka berasal, dan apa kontribusi mereka di masa depan,” jelasnya.

Saemina berharap program GSMS dapat menjangkau lebih banyak sekolah di tahun berikutnya. Ia menyatakan kesiapannya untuk memperluas dukungan daerah agar seni dan budaya semakin kuat dalam sistem pendidikan Kota Kendari.

“Ke depan kami berharap GSMS tidak hanya lima sekolah, tapi bisa meningkat dua kali lipat. Seniman lokal harus terus diberdayakan karena mereka punya peran besar dalam membangun karakter generasi muda,” tambahnya.

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan Staf Ahli Wali Kota Kendari, serta para guru pendamping dan orang tua siswa.***

Related Posts:

  • FB_IMG_1768952739556
    Presiden Prabowo Luncurkan 166 Sekolah Rakyat,…
  • d9f8838c-6903-47e1-b6c3-75db7a6edbad
    Wakil Bupati Konawe Utara Pimpin Upacara Hari…
  • FB_IMG_1770695758273
    Mediasi Konflik Yayasan Unsultra, Pemprov Sultra…
  • FB_IMG_1761670714364
    Kepala Sekolah Wajib Dukung Program Strategis Nasional
  • IMG-20260227-WA0001
    MBG Bombana Tembus 32 Ribu Penerima
  • FB_IMG_1759792232576
    Bantuan Pendidikan untuk Ribuan Siswa dan Puluhan Sekolah
Tags: GSMS 2025 Kendari Pembentukan Karakter Seni Jadi Ruang Tampilkan Karya Pelajar

Post navigation

Previous: Profiling ASN Kota Kendari Dimulai
Next: Rakorda Binwas: Perkuat Integritas dan Sinkronisasi Pengawasan Daerah

You may have missed

Screenshot_20260417-105237
  • Business

Alfamidi Kendari Dorong Penyandang Disabilitas Sentra Meohai Bangkit dan Mandiri

admin April 17, 2026
FB_IMG_1772927636740
  • Artikel

Dukung Peningkatan RSUD Baubau, Gubernur Sultra Siapkan Fasilitas Penunjang Pemekaran Provinsi Kepton

admin Maret 7, 2026
IMG-20260308-WA0001
  • Artikel

Gempa 4.3 SR Guncang Wilayah Konawe

admin Maret 7, 2026
FB_IMG_1772799617767
  • Artikel

Wujud Nyata Program Prioritas, Gubernur Resmikan SMA 7 Pasarwajo

admin Maret 6, 2026
  • Hukum
  • Olah raga
  • Kesehatan
  • Artikel
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olah raga
  • X-File